Outsourcing

Tidak ada kata yang paling tepat untuk menjelaskan, mahkluk atau wujud apakah ini, selain sebuah konteks buram dari sebuah sistem kepegawaian yang saat ini kian marak digunakan di negeri ini. Bangsa ini memang hancur, sehancur mental pengusahanya yang hanya memikirkan isi perutnya sendiri, dengan melupakan sebuah problema klasik bernama hati nurani.

Read the rest of this entry »

Advertisements

PHK

Apa yang ada si benak anda apabila anda di PHK..??
Yang paling pasti detik itu juga, anda merasa bahwa langit dan segala isiya yang menggantung diatasnya akan jatuh menimpa kepala anda. Jangankan untuk bercerita pada orang lain, bahkan untuk memahami kenyataan yang sedang anda hadapi pun, mungkin sangat dirasakan tidak mungkin. Namun apapun yang terjadi, kehidupan memiliki jalannya sendiri, dimana kita tidak akan pernah dapat memilih, hitam atau putih, panas atau dingin, semuanya sudah harus berjalan, dengan atau tanpa kita sadari.
Dibawah ini ada sedikit tips, untuk memberi pengertian dan sebuah inspirasi berkaitan mengenai hal ini, terutama bagi anda yang memiliki anak kecil.

Read the rest of this entry »

Korban PHK Cari Cacing Untuk Makan

“..lumayan buat biaya kebutuhan sehari-hari. Memang semakin banyak cacing, makin banyak hasilnya. Kalau nasibnya lagi baik bisa dapat banyak, sehari bisa dapat dua ribu rupiah..”

Ini bukan sebuah catatan buram mengenai kenyataan seseorang, melainkan sebuah perspektif hitam dan putih tentang realitas kehidupan, dari seorang kaum proletar sejati, dan bagi golongan akar serabut rumput. Kesulitan sudah terlalu menjadi bagian yang setia dalam hidup kita, sehingga kita dipaksa untuk selalu kokoh berdiri mendongak, diantara rasa gamang, rasa susah, dan juga putus asa.
Masihkah golongan seperti ini bisa disebut sebagai golongan tertindas..?? dimana pihak yang seharusnya tertindas masih dapat tersenyum diantara jeritan tangis yang sesak memenuhi dadanya. Menurut saya, ini merupakan cermin, dari sebuah sistem ekonomi bangsa, yang tidak pernah sanggup untuk menopang dirinya sendiri.
Wahai saudaraku, yang berdiri cemas, diantara lebatnya rumpun rumput ilalang, aku turut berbaris bersama kalian.

Read the rest of this entry »

Cerita Srikandi

Aku menjadi saksi diantara megahnya pertempuran
namun aku bukanlah seorang prajurit
bukan perwira, bukan pula telik sandi
Aku adalah seorang pandai besi
Yang setia, melayani para srikandi
Kuraut kayu terbaik, ku bentuk sebuah gondewa
Dari tungku apiku, hasilkan panah tertajam
Dan juga ku tempa keris paling bertuah

Betapa gagahnya tuanku
Berdiri kokoh diantara asap peperangan
Dan diatas basahnya tanah oleh keringat dan darah
Anak panahnya terbang mengejar tubuh – tubuh lawan
Kerisnya bertuah, menjadikannya api,
Yang berkobar menebarkan ketakutan

Namun pagi ini begitu hening
Matahari pagi, tanpa rasa enggan bersinar indah
Terasa hangat, tidak sedingin tungku tempa ku
Pertempuran masih belum berakhir

Namun tugasku sudahlah usai
Tungku ini tak akan pernah menyala lagi
Gondewa, keris, pedang dan tombak
Sudah ku sepuh dan mengeram di dalam peti
Meskipun kedamaian belum juga menampakkan diri

Kini saatnya aku untuk berlalu pulang
Dengan menggenggam banyak cerita
Tentang megahnya pertempuran ini
Juga tentang gagahnya srikandi
Akan ku ceritakan semuanya
Kepada kerabat dan keluarga di desa
Dengan penuh rasa bangga, dan tanpa kekecewaan


Belalang Tua yang sempat berada diantara sebuah pertempuran yang masih enggan berhenti..

Air Mata Ibu, Patriot Sejati

Mengingat hari ini adalah sehari menjelang hari ibu, dan di layar kaca hari ibu terus saja digaungkan, maka sedikit menyinggung masalah ini, saya ingin mengajak anda untuk sedikit memikirkan tentang perasaan seorang ibu, yang seumur hidupnya selalu menganggap anaknya yg gagah perkasa, tetap sebagai seorang bocah lucu, dengan kasih sayangnya yang kekal sepanjang hidupnya.
Untuk itu, saya mengangkat cerita patriotik, dari sebuah filosofi kuno, yaitu baratayudha, dimana seorang dewi arimbi, ibu dari maha ksatria yang gagah tiada banding, sakti tiada terkalahkan, dan juga seorang tokoh yang digambarkan sebagai seorang patriot sejati.

Read the rest of this entry »

BHP dan Proses Pembodohan Massal

Setelah terlaksananya perubahan beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi badan hukum milik negara (BHMN), kini muncul rencana untuk melaksanakan hal yang sama di beberapa PTN lain. PTN yang telah berubah menjadi BHMN tersebut adalah UI, ITB, UGM, IPB, UPI, USU dan Unair. BHP (Badan Hukum Pendidikan) merupakan perluasan dari status BHMN yang nantinya akan diterapkan pada PT lainnya, bahkan pada pendidikan dasar dan menengah.

Tujuan dari perubahan status PTN tersebut atau lebih sering disebut dengan otonomi kampus adalah untuk memberikan wewenang secara mandiri dalam pengelolaannya. Kampus diberikan kreativitas sebesar-besarnya untuk mencari sumber pendanaannya. Di antara bentuk kreativitas yang dimaksud adalah kreativitas dalam mengembangkan kompetensi kampus sebagai basis riset sehingga dapat menghasilkan banyak paten, serta income generating technology.

Akan tetapi, sejak pelaksanaan otonomi kampus pada tahun 1999, di beberapa PT-BHMN terjadi kenaikan biaya pendidikan, bahkan sampai tiga kali lipat. Selanjutnya, ada trend di beberapa PTN/universitas tersebut menerima mahasiswa baru dengan jalur khusus yang disertai dengan biaya khusus, hingga 60 jutaan. Sedangkan untuk program regular juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu hingga 25 juta. Dengan demikian, otonomi kampus nampaknya lebih cenderung pada bentuk komersialisasi pendidikan.

Read the rest of this entry »

Jeffry Polnaja Kelilingi 72 Negara di Tiga Benua dengan Sepeda Motor

jpolnaja2

Pengelana dunia dengan sepeda motor asal Bandung, Jeffrey Polnaja mencatat sejarah setelah berkeliling di lebih 72 negara di tiga benua yakni Asia, Afrika dan Eropa sejak 23 April 2006 lalu.

Jeffry malah berencana untuk melanjutkan misinya di tahap kedua dengan mengelilingi kawasan Amerika Utara, Amerika Selatan dan Australia pada awal tahun 2009 mendatang.

“Setelah saya bertemu deru dan debu jalanan, saya sangat gembira bertemu kawan-kawan di Tanah Air,” kata Jeffry yang akrab di panggil “Bro JJ” saat diterima Menegpora Adhyaksa Dault di Kantor Menegpora Jakarta, Minggu.
Dalam acara penyambutan itu hadir juga pendiri Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Solihin GP, dan Ketua “Ride for Peace” Fahmi Idris serta Ketua PP IMI, Juliari Batubara.

Sebelumnya JJ juga disambut Mantan Kapolri Jend.(Purn) Roesmanhadi dari Organisasi Motor Besar di Bandara Soekarno Hatta.

JJ menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung misi dirinya mengelilingi dunia dengan mengendarai sepeda motor untuk misi damai “ride for peace”.

“Sukses ini adalah sukses kita semua,” kata JJ yang mengendarai sepeda motor jenis BMW GS 1150 buatan tahun 2004.

sumber : antara

Read the rest of this entry »

Cerita Si Akar Rumput

Kita adalah sekumpulan akar rumput
Mencengkeram tanah gembur yang kini beranjak gersang
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang harus kenyang dengan rintik – rintik gerimis
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Bercerai berai diantara hantaman hujan badai
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang rapuh diantara bulir pasir musim kemarau
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang harus selalu bercermin dalam tetesan embun pagi
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang selalu disiangi dengan alasan keseimbangan ekosistem

Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang tampak menguning menunggu layu dan kering
Kita adalah sekumpulan akar rumput
Yang berdiri terselip diantara tanaman padi
Kami sama berwarna hijau
Tapi rumput, tetaplah rumput
Disiangi, dicabut, dan dibuang petani

..Untuk semua buruh tertindas, yang hampir tenggelam ditelan harapan – harapannya sendiri, tanpa kekuatan untuk melawan..

Hitam-Putih Masa Depan

Dibawah pohon aku terduduk..
beristirahat ditengah perjalanan, yang sangat melelahkan..
Memeluk keheningan diantara deru peperangan..
Pertempuran yang takkan pernah berakhir..
Sejenak, aku terdiam..
Diantara wajah – wajah pucat yang gagah berani..
Juga wajah – wajah keras, yang mengisyaratkan ketakutan..
Seketika, aku terhenyak..
menerawang masa depan yang begitu indah..
Berlumur dosa, bergelimang harta, penuh kenangan dan berdebu..
Dengan segera, aku bangun dan berdiri..
Tersadar.. itu semua, adalah masa lalu..
bukan sebuah masa depan..
Karena masa depan, adalah sebuah pertempuran.. yang abadi..

Fadjroel Rahman

fadjroelrachman

Fadjroel Rachman

lahir di Banjarmasin, 17 Januari 1964, adalah seorang peneliti, penulis, pengamat politi  dan aktivis mahasiswa tahun 1980-an.  Saat ini aktif mengembangkan Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman Indonesia) atau Research Institute of Democracy and Welfare State, dan kerjasama internasional di jaringan Southeast Asian Forum for Democracy, dan Asia Pacific Youth Forum (Tokyo). Pernah aktif di Forum Demokrasi, Konfederasi Pemuda dan Mahasiswa Sosialis Indonesia (KPMSI), dan Masyarakat Sosialis Indonesia (MSI/Ketua Badan Pekerja). Kandidat (42 besar) Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR). Sejumlah penelitian dan artikelnya dibukukan bersama seperti Social Democracy Movement in Indonesia, May Revolution and Mass Media.

Dia adalah alumni dari Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan pada masa orde baru akibat aktivitasnya menentang pemerintahan Orde Baru semasa menjadi mahasiswa Institut Teknologi Bandung.

Fadjroel bersama lima rekannya dipindah-pindah dari penjara satu ke penjara lainnya. Dari tahanan Bakorstanasda, ia dipindah ke penjara Kebonwaru, lalu ke Nusakambangan, dan terakhir di Sukamiskin.

Read the rest of this entry »