Nyanyian Masa Depan

Kata – kata ini adalah nyanyian..
Bukan sebuah lagu cinta ataupun irama berdansa..
Ini adalah uraian perjuangan..
Yang menghantam keras, menyimpan dendam diantara perdamaian..
Kata – kata ini bukan sekedar perbuatan..
Tapi jeritan terkeras, dan pukulan mematikan atas nama perlawanan..
Bagi kami barisan orang yang berdiri diantara mimpi dan kenyataan..
Ini bukan sekedar distorsi tajam ataupun hingar bingar irama kekerasan..
Namun juga sebuah doa, bagi kami yang berjuang keras diujung kehancuran..
Diantara kegelisahan.. tanpa sedikitpun kemapanan..

Dari sang belalang tua, untuk buruh harian, karyawan outsourcing dan semua lapisan pekerja rendah yang hanya bisa memandang gelapnya masa depan kalian. Kalian adalah peluru yang siap meluncur membabi buta kapan saja, hanya saja waktunya yang belum tiba, sabarlah menanti, saat itu akan tiba, dan buat diri kalian percaya, bahwa kita semua adalah sebuah kekuatan yang maha dahsyat, yang siap menghancurkan harapan – harapan, dan mimpi – mimpi masa depan bangsa ini yang kalian bangun tanpa lelah dan tanpa sedkitpun sisa penghargaan untuk kerja keras kalian.

6 Comments

  1. Krishna Permadi said,

    24 September, 2008 at 12:13 am

    wanjas, maneh lagi menggalang kekuatan untuk membangkitkan pemberontakan?
    hahahaa

  2. matahari said,

    24 September, 2008 at 10:46 pm

    woi online dong :p ha..ha..ha..

  3. mommo69 said,

    25 September, 2008 at 1:23 am

    pengen sih.. menggalang kekuatan..
    sebagai mantan general affair bank swasta nasional sekaligus pengurus puluhan outsourcing..
    jeritan – jeritan hati mereka, terdengar memekakan telinga… dan membendung amarah…
    waduh… edan pisan eta kata – kata…
    hahahahahahhaa….

  4. matahari is teh best said,

    10 October, 2008 at 8:36 pm

    kemana aja bang, masih pusing ngitung2 yah :p sebagai orang ekonomi bagaimana pendapat anda tentang krisis ekonomi amerika, apakah akan mempengaruhi negara kita yg latah ini ??

    weks kok jadi serius, btw online dongz :p

  5. 30 December, 2008 at 4:33 am

    baru ke baca, jadi pingin komentar.
    outsouching masuk mana ya.. kayanya tepatnya buruh.. kaum ploletar nya marxist lebih tepat.. bukan marhaenya soekarno,. sedikit menganut paham ini jadi mempertentangkan class, kekuatan masa atau kekuatan buruh. dizaman orba ga laku, zaman democrazy tesisnya dibuka lagi??? padahal skr era barat, ameriki ga kebendung… masyarakat demokratis religius (byk aliran sesat) krg jelas… ?

    yang perlu dibuktikan bukan diuji premis nya yang berangkat dr hukum Ilahi.. Setuju?
    perlu diperjuangkan.

    komenya pake bahsa nasional.

  6. mommo69 said,

    31 December, 2008 at 12:53 am

    Tidak pernah ada bahasa yang paling tepat untuk menjelaskan apa itu outsourcing, selain sebuah fasilitas murah meriah untuk mendapatkan sebuah tenaga baru dalam sebuah perusahaan, yang sangat menguntungkan sebelah pihak, beda dengan buruh, karena buruh paling tidak hanya melawan sistem dalam perusahaan itu sendiri, mereka masih memiliki kedua kaki yang berada diatas tanahnya sendiri, namun karyawan outsource (alih daya) memiliki sebelah kaki diatas tanah perusahaan tempat dia bekerja, dan satunya lagi berada di atas induk perusahaan alih daya nya sendiri, jauh lebih memprihatinkan bukan.??
    Namun yang sempat membuat saya bingung, dan penelitian saya belum sampai ke tahap ini, yaitu, kaum ini memiliki tingkat agresifitas yang kurang peka, beda dengan kaum buruh yang giat bersorak mengangkat kepalan tangan untuk bersatu bergerak, sebenarnya ingin sekali, menggugah hati mereka, membakar semangatnya, serta berontak bersama, yang pasti, saya akan selalu berdiri kokoh, diantara mereka yang tertindas sistemnya sendiri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: