Sebuah Bintang

Cobalah buka jendela kamarmu..
Tatapkan matamu pada luasnya langit yang kelam..
Hanya sepasang bintang dan sebuah bulan yang kau lihat..
Apabila Tuhan hanya memberimu sebuah saja dari sepasang bintang itu..
Maka pilihlah bintang yang paling terang..
Meskipun bintang satunya berkerlap – kerlip begitu indahnya..
Seakan memanggil dengan bahasanya untuk mendekat..
Percayalah, seseorang sepertimu jauh disana..
Juga terduduk di tepian sebuah jendela kamarnya..
Memandang bintangnya yang berkerlap – kerlip..
Miliknya sendiri.. bukan milikku..
Maka pandanglah bintangmu sendiri..
Meskipun bintang satunya.. seakan bergerak.. memeluk dengan sinarnya..
Namun ingatlah.. akan seseorang lain, yang duduk di tepian sebuah jendela..
Yang juga memandang pada kelamnya langit luas..
Dan kerlip bintang miliknya..

Untuk belalang tua, yang mencoba, memilih bintangnya sendiri..

1 Comment

  1. unay said,

    18 September, 2008 at 1:54 pm

    ya iyalah….da keluar dari kamarnya langsung langit…
    jadi weh…bisa liat sebuah bintang…
    hahahahahahahaahhahaah…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: